NotoArtaNotoArta

Uang suami, uang istri, uang bersama: cara bagi dompet yang terasa adil

Tiga cara yang biasa dipakai suami istri buat ngebagi uang, lengkap dengan untung ruginya. Plus satu hal yang sering kelupaan, uang pribadi.

2 menit baca

Habis nikah, ada satu pertanyaan yang jarang diomongin langsung tapi kerasa tiap bulan: di rumah kalian, uang siapa dipakai buat apa?

Nggak ada jawaban yang sama buat semua rumah. Yang ada, cara yang cocok buat kalian berdua, dan disepakati dengan jelas. Ini tiga cara yang paling sering dipakai.

Cara 1: semua digabung

Semua gaji masuk ke satu tempat. Semua pengeluaran keluar dari situ.

Enaknya: paling sederhana. Nggak ada hitung-hitungan siapa bayar apa.

Yang perlu diperhatiin: gampang kerasa nggak ada ruang pribadi. Beli kopi aja rasanya harus izin. Kalau pakai cara ini, sepakati uang saku masing-masing yang nggak perlu dijelasin.

Cara 2: setor ke dompet bersama

Masing-masing nyetor ke dompet bersama tiap gajian. Sisanya tetap dipegang sendiri.

Setorannya bisa sama rata, atau sebanding dengan gaji. Contoh sebanding: kalian sepakat setor 40% gaji. Yang gajinya Rp10.000.000 setor Rp4.000.000. Yang gajinya Rp6.000.000 setor Rp2.400.000. Dompet bersama dapat Rp6.400.000 buat kebutuhan rumah.

Enaknya: jelas mana uang rumah, mana uang masing-masing. Terasa adil kalau gajinya beda jauh.

Yang perlu diperhatiin: harus sepakat dulu apa aja yang masuk “kebutuhan rumah”. Cicilan motor yang dipakai satu orang, itu bersama atau pribadi? Omongin di awal.

Cara 3: bagi pos

Satu orang pegang pos tertentu, yang lain pegang pos yang lain. Misalnya satu bayar cicilan rumah dan listrik, satu lagi pegang belanja dapur dan sekolah anak.

Enaknya: masing-masing punya tanggung jawab yang jelas.

Yang perlu diperhatiin: ini yang paling gampang bikin nggak ada yang lihat gambaran utuhnya. Masing-masing cuma tahu posnya sendiri. Pas ada pengeluaran besar, dua-duanya kaget.

Yang sering kelupaan: uang pribadi

Apa pun caranya, sisain ruang buat uang pribadi. Uang saku, tabungan sendiri, kiriman buat orang tua, hadiah buat pasangan yang nggak mau ketahuan duluan.

Uang pribadi itu bukan tanda nggak percaya. Justru karena ada ruang pribadi yang disepakati, uang bersama jadi lebih gampang dibuka.

Yang penting disepakati:

  • Berapa yang masuk ke pribadi, atau berapa persennya.
  • Pribadi artinya pribadi. Nggak perlu dilaporin, nggak ditanya-tanya.
  • Yang bersama tetap kelihatan berdua. Semuanya, tanpa pengecualian.

Gimana milihnya

Duduk bareng, terus jawab tiga pertanyaan ini:

  1. Apa aja yang kita anggap kebutuhan rumah?
  2. Masing-masing nyumbang berapa buat itu?
  3. Berapa yang boleh dipakai sendiri, tanpa perlu ngomong?

Kalau tiga ini sudah jelas, caranya bisa apa aja. Dan boleh diubah. Yang cocok pas belum punya anak belum tentu cocok pas anak mulai sekolah.

Di NotoArta

Di NotoArta, tiap dompet bisa dibikin bersama atau pribadi. Dompet bersama kelihatan berdua, lengkap dengan siapa yang nyatet. Dompet pribadi cuma kelihatan sama pemiliknya. Pas kamu mindahin uang dari dompet pribadi ke dompet bersama, yang kelihatan cuma uang masuknya, bukan isi dompet pribadimu. Caranya ada di panduan dompet.

Bacaan lain